PASAMAN BARAT โ Aksi Persuasif Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Dirwansyah, kembali menunjukkan kepemimpinan tanggap bencana yang humanis dan solutif. Pada Kamis, (27/11/2025), di sela-sela pembagian bantuan makanan door to door kepada warga terdampak banjir di Nagari Aia Gadang Barat, Dirwansyah menyempatkan diri beristirahat sejenak sambil ngopi bersama Babinsa Nagari Aia Gadang Barat, Serka Dedi dari Koramil 02/Simpang Empat, Kodim 0305/Pasaman.
Obrolan ringan di tengah cuaca hujan ringan itu berubah menjadi diskusi serius ketika Dirwansyah menanyakan perkembangan situasi terkini dan jumlah warga yang terdampak. Serka Dedi pun menyampaikan sebuah kendala yang belum terselesaikan selama dua hari terakhir.
โAda satu rumah yang terseret arus banjir dan kini berada di tengah jalan. Rumah itu membuat arus lalu lintas macet total. Kami sudah minta izin kepada pemiliknya untuk digeser, tapi mereka menolak,โ jelas Serka Dedi.
Menurut penuturan Serka Dedi, pemilik rumah khawatir jika bangunan digeser, bagian atap dan struktur lainnya akan rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Mereka takut kehilangan tempat tinggal setelah banjir usai.
โKami sudah coba berbagai cara. Dari jorong, wali nagari, camat, hingga anggota kepolisian sudah membujuk, tapi tetap tidak berhasil,โ tambahnya.
Mendengar hal tersebut, Dirwansyah tidak tinggal diam. Ia memutuskan untuk ikut turun langsung melakukan pendekatan secara persuasif kepada pemilik rumah. Bersama Serka Dedi, ia mendatangi keluarga tersebut dengan penuh empati dan kesabaran.
โSaya memahami kekhawatiran mereka. Tapi keselamatan warga lain dan kelancaran akses jalan juga sangat penting. Kita harus cari solusi yang tidak merugikan siapa pun,โ ujar Dirwansyah.
Setelah berdialog cukup lama, akhirnya hati pemilik rumah luluh. Mereka mengizinkan rumahnya digeser dengan syarat bagian-bagian penting tidak dirusak. Dirwansyah pun langsung menggerakkan tim gabungan untuk menindaklanjuti.
โAlhamdulillah, warga bersedia. Ini bukan hanya soal rumah, tapi soal kepercayaan dan komunikasi yang baik,โ ungkap Dirwansyah.
Ia segera mengajak tim gabungan dari kepolisian, Damkar, PMI, wali nagari, dan masyarakat setempat untuk bersama-sama mengevakuasi rumah tersebut dari tengah jalan. Proses dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak struktur bangunan.
โSaya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga dan tim lapangan. Ini bukti bahwa pendekatan kemanusiaan bisa menyelesaikan masalah yang rumit,โ kata Dirwansyah.
Evakuasi rumah berjalan lancar. Arus lalu lintas kembali terbuka, dan warga sekitar merasa lega. Dirwansyah memastikan bahwa pemilik rumah tetap mendapatkan perhatian dan bantuan pascaevakuasi.
โKami tidak hanya memindahkan rumah. Kami juga memastikan pemiliknya tetap punya harapan dan tempat tinggal setelah banjir ini,โ tegasnya.
Kejadian ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan di tengah bencana bukan hanya soal logistik dan koordinasi, tetapi juga soal empati, komunikasi, dan keberanian untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
โBencana ini menguji kita semua. Tapi selama kita saling percaya dan saling bantu, insyaAllah kita bisa melewatinya,โ tutup Dirwansyah. (SKL)
Eksplorasi konten lain dari AJO PASBAR
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



